{"id":579,"date":"2019-11-18T15:12:15","date_gmt":"2019-11-18T07:12:15","guid":{"rendered":"https:\/\/dev.indukweb.com\/bantu\/?p=579"},"modified":"2020-07-14T00:46:11","modified_gmt":"2020-07-13T16:46:11","slug":"apa-itu-domain-penjelasan-domain-tld-sld-gtld","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/apa-itu-domain-penjelasan-domain-tld-sld-gtld\/","title":{"rendered":"Apa itu Domain? Penjelasan domain, subdomain tld, gLTD, SLD"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa itu domain?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Nama domain adalah versi tekstual dari IP Address&nbsp;server komputer yang terhubung ke internet seperti website, web server atau email server.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p>Sebagai contoh, nomor <strong>104.27.171.186<\/strong> adalah<strong>&nbsp;IP Address<\/strong> untuk <strong>https:\/\/indukweb.com.&nbsp;<\/strong>Setiap nama domain di Internet sesuai dengan ketentuan tersebut.<\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Domain dapat merujuk ke salah satu dari yang berikut:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti dijelaskan ditas, nama sebuah domain adalah lokasi situs web (website), ketika merujuk ke alamat Internet. Contohnya: nama domain <strong>indukweb.com<\/strong>&nbsp;menunjuk ke alamat IP \u201c<strong>104.27.171.186<\/strong>\u201d. Secara umum, lebih mudah untuk mengingat nama daripada deretan angka yang panjang. Nama domain secara maksimum adalah enam puluh tiga karakter (63) dan minimumnya adalah satu karakter, dimasukkan setelah protokol di URL, seperti yang bisa dilihat dalam contoh dibawah ini:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"92\" src=\"https:\/\/dev.indukweb.com\/bantu\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/alamat-domain-1-600x92.gif\" alt=\"Apa itu domain\" class=\"wp-image-550\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/alamat-domain-1-600x92.gif 600w, https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/alamat-domain-1-300x46.gif 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam perkembangan sekarang, subdomain untuk <strong>www<\/strong> sudah banyak ditinggalkan, saat ini banyak pemilik website sudah tidak menggunakannya, google sendiri dalam aplikasi perambannya \u201cchrome\u201d sudah menyembunyikannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Fungsi &amp; Tujuan Domain<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Fungsi dan tujuan penggunaan nama domain adalah agar lebih mudah diingat penggunaannya daripada harus menghafal urutan angka-angka yang panjang. Oleh karena itu para ahli dibidang internet membuat sistem penamaan domain dalam bentuk kata untuk mengganti urutan angka-angka tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagian-bagian dari domain.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Nama_domain\" class=\"rank-math-link\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">nama domain<\/a><\/li><li>extension (ekstensi) yang digunakan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Contohnya: indukweb.com yang menjadi nama domain adalah indukweb dan ekstensi yang digunakan adalah .com<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada awalnya ekstensi domain tidak begitu banyak, hingga sekarang ekstensi domain sudah sangat banyak di antaranya (.com, .edu, .co.id, .gov, .org, .site, .blog dan sebagainya). Pemilihan terhadap eksensi domain tidak boleh sembarangan, terutama untuk ekstensi .gov, .edu, .go.id, sch.id dan berbagai ekstensi lain yang hanya diperuntukan bagi lembaga pemerintah dan pendidikan saja.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Ada berapa tingkatan nama domain?<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara level tingkat domain dibagi menjadi 3 level domain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Top Level Domain (TLD)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Top Level Domain (TLD) adalah sebuah ekstensi setelah nama domain seperti .com<\/strong> (dotcommercial &#8211; umum untuk comersil), atau <strong>.ID<\/strong> (dotindonesia &#8211; khusus untuk Indonesia) .org (dotorganization &#8211; untuk organisasi global) sedangkan jika hanya untuk wilayah Indonesia maka menggunakan <strong>.or.id<\/strong>, .gov (dotgoverment &#8211; untuk pemerintahan), dan <strong>.go.id<\/strong> (untuk pemerintah khusus wilayah Indinesia).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">TLD sendiri terbagi menjadi 2 (dua) macam Top Level Domain, yaitu <strong>Global Top Level Domain (gTLD)<\/strong> dan <strong>Country Code Top Level Domain (ccTLD)<\/strong>. gTLD adalah top level domain global seperti yang dijelaskan diatas dan ccTLD adalah TLD yang diperuntukkan hanya untuk masing-masing negara, seperti contonua negara Indonesia dengan kode .ID (co.id, net.id, or.id, web.id) atau Inggris dengan kode .UK (gov.uk, co.uk, dsb).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Second Level Domain (SLD)<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Second Level Domain Name (SLD) adalah nama dari domain yang anda daftarkan<\/strong>. Misalnya nama domain yang anda daftarkan adalah \u201cindukweb.com\u201d maka<strong>&nbsp;indukweb adalah SLD<\/strong> dan <strong>.com nya adalah TLD<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Third Level Domain<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Third Level Domain name adalah nama sebelum Second Level Domain dan Top Level Domain<\/strong>. Misalnya nama domain yang kita miliki adalah indukweb.com, maka kita dapat menambahkan nama lain sebelum indukweb, yaitu <strong>secure.indukweb.com<\/strong> atau pd.domainku.com.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Lalu Apa itu Subdomain?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Subdomain adalah third level domain<\/strong>. Subdomain jika dianalogikan sebagai sebuah buku, dalam sebuah buku ada bab dan juga ada sub-bab yang merupakan bagian dari sebuh bab. Sama halnya dengan domain, subdomain merupakan &nbsp;bagian halamn dari sebuah nama domain. Contohnya: <a href=\"https:\/\/secure.indukweb.com\">https:\/\/secure.indukweb.com<\/a>&nbsp;| dimana indukweb.com merupakan sebuah domain dan <strong>secure adalah subdomain dari domain indukweb.com<\/strong> tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa nama domain pertama di dunia yang terdaftar?<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nama domain Internet pertama yang didaftarkan adalah \u201csymbolics.com\u201d didaftarkan oleh Symbolics, sebuah perusahaan komputer Massachusetts pada 15 Maret 1985.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk mendapatkan pendaftaran domain murah silahkan kunjungi laman&nbsp;<strong><a href=\"https:\/\/www.indukweb.com\/cart.php?a=add&amp;domain=register\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">pendaftaran domain murah<\/a>&nbsp;IndukWeb<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu domain? Nama domain adalah versi tekstual dari IP Address&nbsp;server komputer yang terhubung ke internet seperti website, web server atau email server. Sebagai contoh, nomor 104.27.171.186 adalah&nbsp;IP Address untuk https:\/\/indukweb.com.&nbsp;Setiap nama domain di Internet sesuai dengan ketentuan tersebut. Domain dapat merujuk ke salah satu dari yang berikut: Seperti dijelaskan ditas, nama sebuah domain adalah\u2026 <a class=\"more-link\" href=\"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/apa-itu-domain-penjelasan-domain-tld-sld-gtld\/\">Baca selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":16,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_genesis_hide_title":false,"_genesis_hide_breadcrumbs":false,"_genesis_hide_singular_image":false,"_genesis_hide_footer_widgets":false,"_genesis_custom_body_class":"","_genesis_custom_post_class":"","_genesis_layout":"","footnotes":""},"categories":[1],"tags":[176,173,175,174,124,125,126,127,128,129,130,225,27,132,133,226,134,227],"tutorial":[224],"class_list":["post-579","post","type-post","status-publish","format-standard","category-domain","tag-co-id","tag-com","tag-id","tag-net","tag-apa-itu-domain","tag-arti-domain","tag-cctlds","tag-domain-adalah","tag-domain-name-system","tag-gtld","tag-internet-protokol","tag-ip-domain","tag-nama-domain","tag-pengertian-lengkap","tag-sld","tag-subdomain","tag-tld","tag-top-level-domain","tutorial-domain","entry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/579","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/16"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=579"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/579\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1259,"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/579\/revisions\/1259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=579"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=579"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=579"},{"taxonomy":"tutorial","embeddable":true,"href":"https:\/\/indukweb.com\/bantuan\/wp-json\/wp\/v2\/tutorial?post=579"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}